DevOps
Docker & Containerization Intro
Pahami teknologi container, membuat Dockerfile, menjalankan container, dan mengorkestrasi service dengan Docker Compose.
Status Membaca:Belum Dibaca
Daftar Bab (1)
Bab 1 dari 1
Konsep Container vs VM & Dockerfile
Docker & Containerization
Docker memungkinkan aplikasi dibungkus bersama dengan seluruh dependensinya ke dalam satu Container yang terisolasi dan dapat dijalankan di mana saja secara konsisten.
Mengapa Docker?
Komponen Utama Docker
1. Dockerfile — Resep/instruksi untuk membuat Docker Image.
2. Docker Image — Template/snapshot aplikasi yang siap dijalankan.
3. Docker Container — Instansiasi aktif yang sedang berjalan dari sebuah Image.
Contoh Dockerfile untuk Aplikasi Node.js/Next.js
# Gunakan base image resmi Node.js
FROM node:18-alpine
# Set working directory di dalam container
WORKDIR /app
# Copy package.json dan install dependensi
COPY package*.json ./
RUN npm install --production
# Copy seluruh file aplikasi
COPY . .
# Build aplikasi
RUN npm run build
# Expose port 3000
EXPOSE 3000
# Jalankan aplikasi
CMD ["npm", "start"]Perintah Dasar Docker CLI
# Build Docker Image dari Dockerfile
docker build -t my-codebook-app .
# Jalankan Container di port 3000
docker run -d -p 3000:3000 --name codebook_app my-codebook-app
# Lihat container yang sedang berjalan
docker ps
# Lihat log dari container
docker logs -f codebook_app
# Hentikan container
docker stop codebook_app